:::: MENU ::::

Kamis, 21 Februari 2019

Pokemon Go masuk dalam game terpopuler sejarah AS

Game Pokemon Go berhasil menghipnotis banyak orang untuk keranjingan memainkannya. Bahkan, sebuah riset dari SurveyMonkey menyebutkan jika game augmented reality ini disebut-sebut sebagai game terpopuler dalam sejarah Amerika Serikat.

Dalam survey tersebut, saat Selasa lalu, Pokemon Go mampu menarik 21 juta pengguna aktif setiap harinya di Amerika Serikat. Ini mengalahkan rekor game sebelumnya yakni Draw Something dan Candy Crush pada kisaran 16 dan 20 juta pengguna aktif.


Selain itu juga, hanya dalam kurun waktu 24 jam, Pokemon menjadi permainan populer mencapai nomor 1 di App Store, mengalahkan indie hit "Slither.io" dan Supercell yang sangat dipromosikan blockbuster "Clash Royale" menjadi game terbesar tahun ini.

Menariknya lagi, usai tiga hari dari rilis, Pokemon Go telah menarik lebih banyak pengguna dibandingkan dengan Twitter dan naik ke puncak App Store. Bahkan, menurut pengamat dari Morgan Stanley, Mia Nagasaka, memprediksikan jika Pokemon Go berhasil mendapatkan untukg Rp 64,3 triliun di hari pertamanya diluncurkan.

Hal ini pun terang saja membuat saham Nintendo dikabarkan terus melejit. Namun, SurveyMonkey mengatakan, terlalu dini jika dikatakan game Pokemon Go ini merupakan Kemenangan bagi Nintendo. Pasalnya, perlu diingat juga, Nintendo tak sendirian mengembangkan game ini. Nintendo bekerjasama dengan Niantic dan Pokemon Company.

Mengingat dalam Pokemon Go ada item berbayar, maka keuntungannya pun dibagi. Ironisnya, misalnya ada gamer yang menghabiskan Rp 15 ribu untuk membeli 100 Pokecoins, 30 persennya masuk kas Niantic, 30 persen lagi masuk Pokemon Company, dan 10 persen baru masuk ke kantong Nintendo. Sementara, 30 persennya sisanya adalah Google dan Apple.

0 komentar:

Posting Komentar

A call-to-action text Contact us